Silaturrahmi itu membawa manfaat...., apa yang saya tulis ini
adalah pengalaman ketika kami silaturahmi ke Bp Masngut, seorang peternak ayam
telur dan pengusaha pertanian yang sangat sukses dan kami dapat tambahan ilmu
dari Beliaunya. Ini adalah beberapa diantara catatan yang saya peroleh ketika
kami diajak untuk mengunjungi peternakan beliau.
Pada saat itu kami diajak
masuk ke areal peternakan beliau yang begitu luas, tentu banyak hal yang
kami tanyakan tapi ada satu hal yang sangat berkesan ketika kami tanyakan
masalah keamanan.
Saya : “Pak selama ini pernahkan ketika
Bapak beternak ini ternak bapak dicuri atau dikomplain oleh tetangga sekitar?”
Beliau : “Selama ini kasus semacam itu tidak
terjadi, karena saya pagari ternak ini dengan dua pagar. Yang pertama pagar
tembok dan yang kedua pagar mangkok”
Saya :Maksudnya bagaimana Pak?
Beliau : “ Pagar tembok adalah pagar yang adik
lihat sekarang, berupa bangunan tembok yang mengelilingi peternakan ini,
tingginya sekitar 2,5 meteran keliling. Ini untuk mencegah orang yang tidak
diinginkan masuk. Namun perlu adik ketahui walau ada pagar setinggi ini kalau
orang mau dia bisa memanjatnya dengan mudah. Maka saya katakan bahwa pagar
semacam ini mudah sekali ditembus. Yang kedua adalah pagar mangkok. Pagar ini
adalah pagar bayangan, pagar yang tak terlihat dan sifatnya lebih kuat dari
yang pertama. Sebab kalau orang sudah kena pager mangkok dia tidak akan kuat
untuk meloncat walaupun 1 meter saja. Yang saya maksud dengan pager mangkok
adalah setiap kali kami panen telur, yang saya lakukan adalah menyisihkan
sebagian hasil panen tersebut untuk
tetangga disekitar peternakan atau saya shodaqohkan. Maka dengan demikian
tetangga sekitar akan turut merasakan kesenangan apabila saya panen. Rasa
memiliki dan turut menjaga usaha ternak ini tumbuh di hati tetangga sekitar. Dalam hatinya muncul buat
apa mencuri atau komplain, toh kami juga
merasakan hasilnya. Malah semakin maju usaha ini semakin baik. Ada unsur penjagaan dan doa didalamnya. Inilah
pagar yang lebih kuat.
Nah.... itulah sebagian dialok yang saya sharingkan ke para
pembaca, tentu saja masih banyak ilmu yang kami dapatkan dari kami silaturrahmi
ke beberapa orang yang InsyaALLAH bila ada kesempatan saya sharingkan ke para
pembaca. Mudah mudahan bermanfaat.