Minggu, 02 September 2012

MULAILAH DARI YANG BESAR


Wah....ndak terbalik nih, mungkin demikian yang terjadi saat membaca judul dari tulisan ini. Biasanya kita sering mendengar pendapat bahwa mulailah dari yang kecil, dari yang sederhana, dari yang mudah, dari yang remeh. Sekilas pendapat memulai dari yang kecil, sederhana dan remeh, seolah-olah benar namun bila diteliti lebih lanjut ternyata pendapat tersebut kurang pas.
Coba perhatikan..... Sebelum kita melakukan sesuatu mesti diawali dari proses berfikir baru kemudian diikuti oleh tindakan. Proses berfikir inilah yang sering disebut dengan tujuan, kadang disebut cita-cita, kadang disebut dengan mimpi, kadang disebut dengan niatan, kadang disebut dengan lamunan kadang disebut dengan keinginan. Masing masing proses pikiran tersebut mesti menjadi pemula sebelum berubah menjadi tindakan. Wah....mulai agak jelas.
Ada dua hal yang mesti kita bedakan. Yang pertama proses berfikir yang kedua proses bertindak. Proses berfikir adalah proses pemula dan biasanya diikuti oleh tindakan. Proses berfikir adalah proses yang tidak ada yang bisa membatasi kecuali oleh batasan yang dibuat oleh diri kita sendiri. Mengapa tidak kita mulai dengan niatan yang  yang besar, tinggi dan mulia. Berikutnya ketika fikiran besar tersebut sudah kita buka, barulah kita melangkah dari mana. Lha.... untuk proses yang kedua ini yang berupa tindakan itulah kita mulai dengan hal hal yang sederhana, karena dalam tindakan ini kita membawa fisik. Dan sifat fisik adalah lemah,  perlu istirahat, dan  tidur. Kita bisa membawa fikir kita terbang mengitari bumi sekali fikir. tetapi untuk fisik kita hanya bisa melakukan kearah sana langkah demi langkah, dan jangan dipaksakan langsung meloncat nanti bisa terpeleset dan jatuh.
Coba lihat gerakan Sholat, mulai dari Allah Hu Akbar. Apa yang sedang  kita lakukan,  memulai sholat dengan fikir tentang kebesaran Allah dan  kemudian berikutnya diikuti dengan gerakan sederhana dengan mengangkat tangan....dst.... hingga diakhiri dengan salam. Semua gerakan yang dilakukan sangat sederhana namun karena kita mulai dengan fikir besar maka nilainya sangat besar menurut Allah. Demikian juga dalam keseharian kita dianjurkan untuk berfikir besar dengan senantiasa mengucapkan Basmalah. Dengan mengucapkan Basmalah itu harapannya pekerjaan tersebut telah kita kaitkan dengan Zat Yang Maha Besar. Dalam ucapan tersebut ada unsur doa dan motivasi.  Dan karena kita telah mengaitkan dengan Yang Maha Besar tentu kita usahakan yang kita lakukan juga hal yang Mulia.  (wallahu a’lam bish-shawab)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar