Senin, 27 Agustus 2012

METAMORFOSE ATAU BIOTIPE BARU


Moment masuk setelah puasa dan idul fitri ini hendaklah menjadi moment perubahan pada diri kita. Ibarat perjalanan siklus serangga dimulai dari telur kemudian berubah menjadi ulat kemudian berkepompong dan kemudian menjadi kupu kupu. Dulu mungkin kita pernah berperan menjadi ulat, namanya saja ulat bentuknya menjijikkan, kalau bersentuhan menjadi panas atau gatal, belum lagi pola makannya pada saat ulat inilah yang paling merusak karena yang ia fikirkan hanyalah makan dan makan. Kemudian masa kesadaran terjadi dia memasuki masa kepompong yang ditandai dengan  berpuasa tidak melakukan aktifitas yang merugikan, diam dan banyak tafakur, dan setelah waktu yang ditentukan itu tiba dia muncul dengan perubahan yang dramatis. Perilakunya berubah, penampilannya juga berubah kini semua orang menginginkan mendekatinya, dan selain itu dia membawa banyak keuntungan disekitarnya dengan perannya sebagai pembantu penyerbukan.
Demikian juga yang terjadi pada diri kita setelah puasa dan Iedul Fitri ini menjadi moment perubahan. Jangan kemudian diartikan kita akan berubah bentuk dan keluar sayap. Kalau itu terjadi malah merepotkan karena kita perlu memperkenalkan diri lagi ke masyarakat karena masyarakat tidak mengenal diri kita, tidak hanya masyarakat yang tidak mengenal celakanya kalau anak istri kita tidak mengenalnya, selain itu kita harus banyak berlatih lagi terhadap ornamen tubuh yang baru. Untung, perubahan yang terjadi pada kita adalah perubahan dari dalam atau perubahan biotipe. Setelah menjalani puasa dan halal bil halal akan hendaknya ada perubahan bagaimana kita berfikir, bersikap dan berhati. Perubahan berfikir, marilah kita mulai berfikir yang besar dan berfikir bermanfaat. Hidup ini singkat apa yang terjadi jika kita tidak punya bekal untuk ke lam nanti, atau apa yang dikenang oleh generasi kita nanti sepeninggal kita terhadap diri kita. Mari kita fikirkan bagaimana hidup ini banyak banyak memberi manfaat pada orang lain dan alam sekitar. Dan perubahan fikir tersebut diikuti dengan perubahan bersikap yaitu sikap untuk lebih memanfaatkan waktu yang diberikan Allah untuk hal-hal yang positip jangan disia siakan. Berhati, mari kita sama sama melembutkan hati ini lebih peka terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Selamat menikmati biotipe baru anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar