Moment masuk setelah puasa dan
idul fitri ini hendaklah menjadi moment perubahan pada diri kita. Ibarat
perjalanan siklus serangga dimulai dari telur kemudian berubah menjadi ulat
kemudian berkepompong dan kemudian menjadi kupu kupu. Dulu mungkin kita pernah
berperan menjadi ulat, namanya saja ulat bentuknya menjijikkan, kalau bersentuhan
menjadi panas atau gatal, belum lagi pola makannya pada saat ulat inilah yang
paling merusak karena yang ia fikirkan hanyalah makan dan makan. Kemudian masa
kesadaran terjadi dia memasuki masa kepompong yang ditandai dengan berpuasa tidak melakukan aktifitas yang
merugikan, diam dan banyak tafakur, dan setelah waktu yang ditentukan itu tiba
dia muncul dengan perubahan yang dramatis. Perilakunya berubah, penampilannya
juga berubah kini semua orang menginginkan mendekatinya, dan selain itu dia
membawa banyak keuntungan disekitarnya dengan perannya sebagai pembantu
penyerbukan.
Demikian juga yang terjadi pada
diri kita setelah puasa dan Iedul Fitri ini menjadi moment perubahan. Jangan
kemudian diartikan kita akan berubah bentuk dan keluar sayap. Kalau itu terjadi
malah merepotkan karena kita perlu memperkenalkan diri lagi ke masyarakat
karena masyarakat tidak mengenal diri kita, tidak hanya masyarakat yang tidak
mengenal celakanya kalau anak istri kita tidak mengenalnya, selain itu kita
harus banyak berlatih lagi terhadap ornamen tubuh yang baru. Untung, perubahan
yang terjadi pada kita adalah perubahan dari dalam atau perubahan biotipe.
Setelah menjalani puasa dan halal bil halal akan hendaknya ada perubahan
bagaimana kita berfikir, bersikap dan berhati. Perubahan berfikir, marilah kita
mulai berfikir yang besar dan berfikir bermanfaat. Hidup ini singkat apa yang
terjadi jika kita tidak punya bekal untuk ke lam nanti, atau apa yang dikenang
oleh generasi kita nanti sepeninggal kita terhadap diri kita. Mari kita
fikirkan bagaimana hidup ini banyak banyak memberi manfaat pada orang lain dan
alam sekitar. Dan perubahan fikir tersebut diikuti dengan perubahan bersikap
yaitu sikap untuk lebih memanfaatkan waktu yang diberikan Allah untuk hal-hal
yang positip jangan disia siakan. Berhati, mari kita sama sama melembutkan hati
ini lebih peka terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Selamat menikmati biotipe baru anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar