Senin, 06 Agustus 2012

STOP TAWURAN



Kalau kita melihat tanyangan telivisi akhir-akhir ini ada sesuatu yang sangat memperhatinkan dengan maraknya tawuran. Ada tawuran antar kelompok dalam satu desa, ada tawuran antar siswa SMA, tawuran antar mahasiswa antar perguruan tinggi bahkan antar fakultas dalam satu perguruan tinggi malah ada juga tawuran antar aparat.

Kalau diamat-amati ada beberapa penyebab mengapa tawur an itu terjadi:
1.   Pengendalian diri yang kurang. Hanya karena faktor-faktor yang remeh kadang sudah memicu kemarahan. Misalnya tersinggung rarena coretan tertentu, atau perkara cewek dsb.
2.       Rasa superior yang berlebihan. Kadang rasa superior diperlukan untuk memacu mental kompetisi tapi mental kompetisi muncul sebelum mental persahabatan akan memacu pertikaian.
3.    Rasa hidmat atau berkorban yang kurang. Belum tertanan meringankan beban seseorang adalah ibadah yang ada nilai pahala.
4.     Rasa kesatuan yang kurang, tidak merasa bahwa kita adalah bagian dari satu masyarakat yang sama.

Apakah tawuran bisa dicegah. Tentu bisa, hanya butuh  kebersamaan kita. Mari kita giatkan lagi kegiatan kegiatan yang bisa menumbuhkan sikap-sikap positip. Dulu ada Karangtaruna yang memungkinkan pemuda-pemuda dalam satu desa bisa bergabung- bersama untuk melakukan tindakan positif kenapa tidak dihidupkan lagi. Dulu siswa antar sekolah masih sering bertemu dalam suatu kegiatan yang memungkinkan mereka saling mengenal dan memunculkan rasa persahabatan seperti pramuka, PMR, Persatuan Pelajar. Ada acara penghijaun bersama yang memungkinkan antar sekolah saling mengenal. Dan ada acara AMD yang memungkinkan antar aparat saling mengenal, makan bersama masrarakat dalam kegiatan yang sama. Saat ini pada bulan ramadhon kegiatan pesantren kilat antar sekolah yang disatukan juga bisa menumbuhkan rasa bersahabat dan peningkatan karakter. (wallahu a’lam bish-shawab)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar