Puasa ramadhon telah usai dan
membayar zakat telah ditunaikan, kemudian orang islam merayakan hari rayanya
dengan takbir. Luar biasa urutan kejadiannya, dimulai dengan puasa sebulan
lamanya kita menahan nafsu, kemudian timbul kesadaran sosial yang diwujudkan dengan membayar zakat. Dalam mahfum hadist puasa hamba itu akan digantung dilangit (belum
bisa diterima) sebelum zakat dikeluarkan. Artinya apa menahan diri saja tidak
cukup perlu kesadaran sosial. Kemudian rangkaiannya ditutup dengan
kesadaran total bahwa alam dunia seisinya ini adalah kecil yang besar hanyalah
Allah..........Allah Hu Akbar........Allah Hu Akbar.
Takbir menjadi sangat penting
dalam kehidupan ini. Kesadaran bahwa segala sesuatu itu dalam pengaturan Allah.
Dengan kesadaran tersebut tingkat stress seseorang bisa di kurangi. Dalam hidup
ini sering kali kita mengejar sesuatu dan sering tidak menyadari akan kemampuan
diri sendiri, seolah semuanya ditentukan oleh usaha kita sendiri. Memang Allah
berikan sebagian hakNYA kepada manusia yang berupa hak untuk berusaha, tapi
keputusan Akhir berupa keberhasilan dan kesuksesan adalah hak Allah semata. Apabila
kita menyadari akan keberadaan ini insyaAllah kita tidak akan stress dalam
kehidupan ini. Dan untuk menyemangati disaat kita tertekan dengan masalah yang
berat. Ada baiknya kita mengingat apa yang dikatakan oleh Ali bin Abi Tholib “jangan katakan kepada Allah. Ya Rabb...., aku punya masalah besar,
tapi katakan kepada masalah bahwa aku mempunyai Allah Yang Maha Besar, Yang
Maha Segalanya. Allah Hu Akbar........Allah Hu Akbar.
Mumpung masih berkaitan dengan
bulan Agustus maka kita coba menyimak perjalanan mempertahankan kemerdekaan.
Dulu sempat kami baca sebuah percakapan dalam sesuah surat kabar namun saya
tidak sempat mengklipingnya, ada dialog bung Tomo dengan wartawan.
Dikatakan..... Bung bagaimana mungkin dalam kondisi amat sulit bung Tomo bisa menggugah
semangat arek arek Suroboyo mengumpulkan banyak orang dan dengan heroik tidak
takut dengan musuh yang senjatanya lebih canggih yang mengancam dari darat laut
dan udara. Malah ada yang berhasil merobek bendera belanda dijadikan merah
putih diatas hotel oranye? Beliau mengatakan saya tidak akan bisa melakukan hal
tersebut jika saat itu saya tidak kenal ALLAH HU AKBAR. Demikian juga
masyarakat yang ada di Surabaya saat itu, sangat mengenal makna kalimat TAKBIR
tersebut sehingga dalam fikir dan hatinya mengatakan dunia ini kecil, Inggris
kecil, Belanda Kecil, Kapal laut kecil, pesawat kecil, senjata kecil yang besar
hanya Allah..Allah hu Akbar.....ALLA HU AKBAR.
Semoga kita bisa membawa Allah Hu
Akbar dalam kehidupan sehari hari. Tidak menjadi bangsa yang minder, mari kita
bangkit bersama untuk bisa mengerjakan karya karya bersar. ALLAH HU AKBAR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar