Sabtu, 04 Agustus 2012

PESANTREN KILAT


Dalam rangka mengisi kegiatan bulan ramadhon ini telah diadakan pesantren kilat yang diikuti oleh anak anak SMP dan SMA di kabupaten Jember bertempat di STAIN Jember. Masing-masing sekolah rata rata mengirim 5 putra dan 5 putrinya untuk diikut sertakan dalam pesantren. Ada 6 angkatan yang masing masing angkatan ada sekitar 140 siswa. Lama pelaksanaan 3 hari. Materi yang sampaikan meliputi Keimanan, Praktek kegiatan ibadah (Sholat, Kajian ayatdan hadist, qiyamul lail, perawatan jenazah, serta character Building). Kebetulan saya terlibat pada materi character building. Untuk materi ini disampaikan mengenai hubungan dengan Allah, kasih sayang dengan orang tua, the power of giving, kisah teladan dan inspiratif.
Berikut ini adalah contoh-contoh petikan hasil tulisan anak saat selesai melakukan praktek materi the power of giving oleh kelompok 1.
Kisah 1. Kami dari regu SMPN 1 Ambulu, bertemu dengan seorang nenek tua penjual sayur keliling di daerah Mangli. Kelompok kami menghampiri beliau dan mengajak berbincang mengenai keseharian beliau sambil menemani beliau jualan. Rumah beliau di sekitar Ajung. Setiap hari beliau harus berjalan menjajakan sayuran tidak kurang dari 5 km sambil membawa tampah dikepalanya. Kami minta ijin si nenek tersebut untuk membawanya secara bergantian saya perkirakan bawaan beliau lebih dari  7 kg. Kami tidak bisa membayangkan betapa susah, letih haus dan panas serta lapar setiap harinya. Ketika kami tanyakan usianya beliau menjawab sekitar 78 tahunan. Walupun begitu nenek tua ini masih menjalankan puasa ramadhan dan sholat 5 waktu pun tidak pernah beliau tinggalkan. Patut kami contoh bagaimana nenek ini memiliki tanggungjawab kepada Allah dan keluarga yang tinggi. Sebelum berpisah kami sempat memberikan uang yang kami kumpulkan dari kelompok kami dan minta doa beliau agar kami  lancar sekolah dan sukses dunia akherat. Kami lihat mata beliau berkaca kaca menunjukkan expresi bahagia menerimanya. Kemudian beliau memberi nasehat kepada kami agar tetap iman dan taqwa kepada Allah dan jangan takut susah didalam hidup, serta kamipun didoakan untuk kesuksesan kami. “Demikian juga nek untuk nenek semoga diberi kebahagiaan dunia akherat”. Demikian pengalaman yang mengharukan kami ketika kami praktek the power of giving.
Itu tadi tulisan dari salah satu kelompok, insyaAllah nanti disambung lagi kelompok lain untuk tulisan berikutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar